Responsive Layout Mengunakan Zoom Transform

Membuat Tampilan Responsive Dengan Mudah

Bagaimana sih cara membuat tampilan website atau blog kita bisa responsive agar terlihat bagus pada saat dibuka di mobile/hp.?
Banyak pertanyaan seperti diatas bagi yang belum pernah memakai grid sistem namun ada cara lain agar tampilan website atau blog kita bisa maxsimal di semua dekstop atau disemua mobile,
Cara nya mengunakan Zoom css yang codenya ditulis "Transform : scale()"
Ya dengan kode tersebut kita mampu mengecilkan atau membesarkan container - container yang kita mau,
Jadi dengan perinsip itu bisakah kita membuat tampilan website kita membesar dan mengecil secara otomatis jika layar desktop di besar kan atau dikecilkan. dengan begitu tampilan kita akan tetap sama di semua keadaan desktop dan mobile.
Jawabanya tidak mustahil dengan bantuan css media query atau juga dengan javascript.
Yups Langsung saja
Pertama jika website anda belum mempunyai jQuery bisa langsung didownload
http://jquery.com/download/
Atau
Langsung pasang kode ini diatas code </head> atau diatas code </body> ,  website atau blog anda
<script src="//code.jquery.com/jquery-1.11.0.min.js"></script>
Lalu diatas code </head> , anda tambahkan code script ini

<script>
var lebarDesktop = 1366;
var responsiveFunction;
  var lebarAwall = $( window ).width();
  jQuery( document ).ready(function($) {
    responsiveFunction = function(Id) {
        responsive(Id,lebarDesktop);
        $( window ).resize(function() {
            responsive(Id,lebarDesktop);
        });
        function responsive(Id,lebarAwal){
            var lebarAkhir = $( window ).width();
            var lebarHasil = lebarAkhir/lebarAwal*1;
            var lebarScale = lebarHasil.toFixed(3);
            $( Id ).css({
              'transform-origin' : '0 top 0',
              '-webkit-transform' : 'scale('+lebarScale+')',
              '-moz-transform'    : 'scale('+lebarScale+')',
              '-ms-transform'     : 'scale('+lebarScale+')',
              '-o-transform'      : 'scale('+lebarScale+')',
              'transform'         : 'scale('+lebarScale+')',
              'width'              :  lebarAwal
           });
        }
    }
  });
</script>
Note :  untuk "var lebarDesktop = 1366;" kamu bisa ubah sesuai keinginanmu, atau sesuaikan dengan lebar desktop yang digunakan.
Dan untuk mengunakannya. gunakan script ini
<script>
jQuery( document ).ready(function($) {
        responsiveFunction('body');
      });
</script>

Selamat Mencoba
0

Simple Button Smooth Scroll

Membuat Click Button Smooth Scroll Dengan Mudah

Kesempatan kali ini saya akan membagikan trick scroll dengan menggunakan button, sudah tidak asing ya untuk scroll button ini, tapi mungkin bagi anda yang belum pernah membuatnya akan sedikit susah untuk memahaminya,
Namun tidak kali ini, disini saya akan menjelaskan dan memberikan code yang sangat simple nan mudah, dan tidak mungkin anda tidak paham kali ini.

Langsung saja kita siapkan stuktur htmlnya,

<div class="button-scroll"> Move Down </div>
Setelah itu kita style buttonnya mengunakan css.

.button-scroll {
    background-color: #B3D1FF;
    border: 1px solid #FFFFFF;
    border-radius: 5px 5px 5px 5px;
    box-shadow: 0 2px 3px #AAAAAA;
    color: #FFFFFF;
    display: inline-block;
    font-weight: bold;
    margin: 5px;
    cursor: pointer;
    position: relative;
    padding: 5px 20px 5px 40px;
}
.button-scroll:before {
    content: "< >";
    left: 10px;
    position: absolute;
    transform: rotate(90deg);
}
Bisa anda ubah dengan style atau bentuk yang anda ingginkan,
setelah itu masukan kode script dibawah ini. jangan lupa anda harus memiliki jquery terlebih dahulu.

jQuery(document).ready(function ($) {
    $('.button-scroll').click(function( event ) {
        event.preventDefault();
        var target = $(document).height();
        $('html, body').animate({
        scrollTop: target
        }, 2000);
    });
});
Selamat mencoba !!!
0 Lanjutkan Membaca »

Responsive Drop down

Menu Responsive Drop down

Setelah kita belajar membuat menu Drop down yang sudah kita pelajari di Part 1 .
Kita akan lanjutkan bagaimana sih cara menu agar bisa Responsive tentunya. Jika anda yang lansung pada tahap ini tapi belum mempelajari di Par1 anda bisa membacanya dulu atau click link ini Responsive Drop down Menu.
Pertama-tama jika anda belum tau apa sih Responsive, Responsive secara simple adalah bagaimana design layout website kita bisa tetap terlihat rapih walau pada screen kecil atau pada layar mobile.
Dini saya akan melanjutkan dari tahap sebelumnya dari pembuatan Menu Responsive Drop down, jika anda sudah membaca tahap sebelumnya, Tahap yang sekarang adalah pembuatan  Responsivenya
Langsung saja disini saya mebuat Responsive Menu dengan bantuan Jquery. Jika website anda belum memiliki Jquery anda bisa download di sini http://jquery.com/download/
atau bisa juga anda masukan code ini di atas </head> atau </body>
<script src="//code.jquery.com/jquery-1.11.0.min.js"></script>
Setelah anda memiliki Jquery maka anda siap untuk membuatnya.
Pada tahap sebelumya kita sudah memiliki :
  1. CSS Untuk Membuat Menu  dan 
  2. CSS Untuk Membuat  Dropdown
Jadi yang dibuthkan sekarang CSS Responsive yang akan kita tambah kan dibawah CSS sebelumya, jika anda belum memilikinya click link ini Responsive Drop down Menu.
CSS Responsive Menu Dropdown

@media screen and (min-width: 768px){
#responsive{
    display :none !important;
}
#menu-wrap > ul{
    display: block !important;
}
}
@media screen and (max-width: 768px) {
#menu-wrap li {
    float: none;
    position: relative;
    margin: 0 !important;
}
#menu-wrap li a{
    margin: 0 0 1px !important;
}
#menu-wrap {
    float: none;
    position: relative;
}
#menu-wrap > ul {
    display: none;
    padding: 0 10px !important;
}
#menu-wrap ul {
    background:#555555;
    box-shadow: none !important;
    left: 0 !important;
    list-style: none outside none;
    margin: 0 !important;
    opacity: 1 !important;
    padding: 0 0 0 20px;
    position: relative !important;
    top: 0 !important;
    visibility: visible !important;
    width: auto !important;
}
#responsive {
    background: #555555;
    color: #FFFFFF;
    margin: 0 0 2px;
    padding: 10px;
    display :block;
    transition:0.5s;
    cursor: pointer;
}
#responsive:hover {
    background-color:#0186ba;
    background-image:linear-gradient(#04acec, #0186ba);
}
} 
Catatan "@media screen and (min-width: 768px)" dan "@media screen and (max-width: 768px)", pada angka 768 adalah ukuran lebar screen jadi menu akan berubah jika layar screen berukuran kurang atau sama dengan 768 pixel,
Selanjutnya ntuk Code Scriptnya
<script>jQuery( document ).ready(function($) {
$('#menu-wrap').prepend('<div id="responsive">Menu</div>');
$('#responsive').click(function() {
            $( '#menu-wrap > ul' ).toggle( 'slow' );
            });
});</script>
0 Lanjutkan Membaca »
1
0 Lanjutkan Membaca »

Banyak buat pemula yang tertarik untuk membuat slider, tapi masih binggung gamana sih buatnya. namun sebenarnya mudah bila sudah pernah mencoba, banyak development yang menawarkan slider ciptaanya jadi kita mudah untuk membuatnya dengan cara memanggil fungsinya saja.
namun sekarang kita mau mencoba membuat slider yang paling simple, dan gx butuh banyak script dan mungkin anda bisa mengembangkan nya sendiri menjadi lebih cangih.

pertama buat dulu container nya

<div style="max-width:640px;margin:0 auto;padding:0 50px;">
 <div id="slider">
  <div href="#" class="control_next">></div>
  <div href="#" class="control_prev"><</div>
  <ul>
   <li>
    <img src="http://3.bp.blogspot.com/-mJxz8cPM4K8/VAH2IZSgiSI/AAAAAAAAAoc/v1Ekaubc1n4/s1600/slider.png"/>
   <div>
    <h2>Chaos Solution Simple Slider</h2>
   </div>
   </li>
   <li style="background: #aaa;">
    <img src="http://3.bp.blogspot.com/-mJxz8cPM4K8/VAH2IZSgiSI/AAAAAAAAAoc/v1Ekaubc1n4/s1600/slider.png"/>
   <div>
    <h2>Slider Responsive Design</h2>
   </div>
   </li>
   <li>
   <img src="http://3.bp.blogspot.com/-mJxz8cPM4K8/VAH2IZSgiSI/AAAAAAAAAoc/v1Ekaubc1n4/s1600/slider.png"/>
   <div>
    <h2><a href="http://chaossolution.blogspot.com/2014/08/cara-membuat-simple-slidershow.html">Click here Go to Page</a></h2>
   </div>
   </li>
  </ul>
 </div>
</div> 

lalu css nya agar tampilanya terbentuk

<style>
 #slider {
 position: relative;
 overflow: hidden;
 margin: 0;
 padding: 0;
 line-height: 0;
 min-height:350px;
 background:url(http://1.bp.blogspot.com/-bGtcAC1JigQ/U-t4OHqxJMI/AAAAAAAAAnc/rFIodvo1QyE/s1600/723.GIF) no-repeat center center;
 font-family:"Tahoma";
 }
 #slider ul {
 position: relative;
 margin: 0;
 line-height: 0;
 padding: 0;
 list-style: none;
 display:none;
 }
 #slider ul li {
 position: relative;
 display: block;
 float: left;
 margin: 0;
 padding: 0;
 background: #ccc;
 text-align: center;
 line-height: 0;
 overflow: hidden;
 }
 .control_prev, .control_next {
 background: none repeat scroll 0 0 #fff;
 border-radius: 50%;
 color: #31ace2;
 cursor: pointer;
 display: inline-block;
 font-size: 20px;
 height: 50px;
 line-height: 50px;
 margin: 0 10px;
 opacity: 0;
 padding: 0;
 position: absolute;
 text-align: center;
 text-decoration: none;
 top: 40%;
 vertical-align: middle;
 width: 50px;
 z-index: 999;
 transition: all 0.5s ease;
 }
 #slider:hover .control_prev,#slider:hover .control_next{
 transition: all 0.5s ease;
 opacity: 0.5;
 }
 #slider .control_prev:hover,#slider .control_next:hover {
 opacity: 0.8;
 transition: all 0.4s ease;
 }
 .control_prev {
 }
 .control_next {
 right: 0;
 }
 #slider li div {
 bottom: 0;
 left: 0;
 position: absolute;
 right: 0;
 top: 0;
 }
 #slider li div h2{
 background-color: rgba(255, 255, 255, 0.8); 
 line-height:40px;
 font-weight: normal;
 margin:0;
 }
 #slider li div p {
 background-color: rgba(255, 255, 255, 0.8); 
 line-height:20px;
 }
 #slider:hover li div{
 }
 img{
 max-width:100%;
 
 }
</style>

lalu yang kita butuhkan selanjutnya yaitu jquery,
bisa download atau langsung apasang scriptnnya

<script src="//code.jquery.com/jquery-1.11.0.min.js"></script> 

yang terakhir script slidernya sendiri agar slidernya bisa digunakan
<script>
 jQuery(document).ready(function ($) {
  
  var slideHeight = 400;
  
  
  
  $('#slider').hover(function(ev){
   clearInterval(timer);
   }, function(ev){
   timer = setInterval(function () {
    moveRight();
   }, 5000);
  });
  
  
  
  $('#slider').width('100%');
  var windowWidth = $(window).width();
  var slideWidth = $('#slider').width();
  var slideCount = $('#slider ul li').length;
  var sliderUlWidth = slideCount * slideWidth;
  $('#slider ul').css({ display: 'block' ,width: sliderUlWidth, marginLeft: - slideWidth,});
  $('#slider ul li').width(slideWidth);
  $('#slider ul li:last-child').prependTo('#slider ul');
  
  if(slideHeight){
   $('#slider').height(slideHeight).css("min-height","0");
   $('#slider').css("background","none");
  }
  $(window).resize(function() {
   var responsive = $('#slider').parent().width();
   slideWidth = $('#slider').width();
   if(slideWidth >= responsive){
    slideWidth = responsive;
    sliderUlWidth = slideCount * slideWidth;
    $('#slider ul').css({ width: sliderUlWidth, marginLeft: - slideWidth });
    $('#slider ul li').width(slideWidth);
    
   }
  });
  function moveLeft() {
   $('#slider ul').animate({
    left: + slideWidth
    }, 1500, function () {
    $('#slider ul li:last-child').prependTo('#slider ul');
    $('#slider ul').css('left', '');
   });
  };
  function moveRight() {
   $('#slider ul').animate({
    left: - slideWidth
    }, 1500, function () {
    $('#slider ul li:first-child').appendTo('#slider ul');
    $('#slider ul').css('left', '');
   });
  };
  
  $('.control_prev').click(function () {
   moveLeft();
  });
  
  $('.control_next').click(function () {
   moveRight();
  });
 });
</script>

Untuk Demonya kurang lebih seperti di homepage


0 Lanjutkan Membaca »

Banyak website yang kita temui mempunyai berbagai macam cara untuk mempermudah user mengetahui tempat atau lokasi yang ditentukan, seperti halnya untuk menentukan daerah sang pembuat tinggal, dan lain lain. Maka dari itu kita sama sama belajar bagaimana cara mudah untuk membuat map lokasi sendri.?
Pertama tama kita harus tau google sudah menyediakan map untuk digunakan. lalu bagaimana agar kita bisa mengunakan codenya di website atau blogger kita.?

</head> 
Cari code diatas dan masukan script API google maps di atasnya.
<script src="https://maps.googleapis.com/maps/api/js?v=3.exp"></script> 

Seperti ini contohnya:
<script src="https://maps.googleapis.com/maps/api/js?v=3.exp"></script>
</head> 

lalu code cssnya:
<style>
#map-canvas {
height: 400px;
width: 300px;
      }
</style>

yang terakhir javascriptnya:

<script type="text/javascript">
function initialize() {
geocoder = new google.maps.Geocoder();
var mapOptions = {
   zoom: 9
   };
var map = new google.maps.Map(document.getElementById("map-canvas"),
    mapOptions);
geocoder.geocode( { 'address': 'yogyakarta'}, function(results, status) {
 if (status == google.maps.GeocoderStatus.OK) {
  map.setCenter(results[0].geometry.location);
      var marker = new google.maps.Marker({
          map: map,
          position: results[0].geometry.location,
    title: 'yogyakarta'
      });
   }
  });
}
  google.maps.event.addDomListener(window, 'load', initialize);
</script> 
code script diatas yang berwarna kuning ber tulisakan yogyakarta dapat kamu ubah nerdasarkan nama daerah yang diinginkan.

yg terakhir element tagnya

 <div id="map-canvas"></div>


lihat contoh nya ada di contact.

0 Lanjutkan Membaca »

Dua fenomena langit menarik bakal bisa disaksikan Minggu (10/8) malam ini, supermoon dan hujan meteor Perseid.

Supermoon adalah peristiwa ketika Bulan mencapai jarak terdekat dengan Bumi sehingga akan tampak lebih besar. Supermoon yang akan terjadi malam ini adalah supermoon kedua selama tahun 2014.

"Saat Supermoon nanti, Bulan akan mencapai jarak paling dekat. Biasanya 384.000 kilometer, nanti hanya 357.000 kilometer," ungkap astrofisikawan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin.

Dihubungi Kompas.com hari ini, Thomas juga mengatakan, Supermoon nanti malam akan sedikit lebih besar dari supermoon sebelumnya pada tahun 2014. "Karena jarak Bulan nanti adalah yang paling dekat sepanjang tahun 2014," katanya.

Menurut Thomas, saat supermoon nanti, Bulan akan tampak 10 persen lebih besar dari bulan purnama biasanya.

Ia mengatakan, perbedaan ukuran tersebut akan sulit disadari oleh pengamat awam yang tak menggunakan alat. Agar bisa membedakan, publik bisa memotret supermoon nanti malam dan membandingkannya dengan foto purnama biasa.

Thomas mengungkapkan, supermoon sebenarnya bukan istilah astronomi, namun astrologi. Astronomi lebih mengenal istilah Bulan perigee, yakni saat Bulan mencapai titik terdekat dengan Bumi.



Bersamaan dengan supermoon nanti, akan ada hujan meteor Perseid. Hujan meteor ini terjadi ketika Bumi memasuki wilayah angkasa yang kaya debu sisa-sisa komet Swift-Tuttle.

Sayang, dua fenomena itu tak bisa dinikmati secara optimal bersamaan. Supermoon justru bakal "menggagalkan" hujan meteor Perseid.

"Ketika langit gelap, kita bisa melihat puluhan hujan meteor Perseid setiap jamnya. Supermoon kali ini membuat langit terang sehingga jumlah meteor yang bisa disaksikan akan berkurang. Kita mungkin hanya bisa melihat beberapa," jelas Thomas.

Hujan meteor Perseid akan mencapai puncaknya pada 13 Agustus 2014. Nama hujan meteor ini diambil dari nama rasi Perseus. Saat hujan meteor terjadi, meteor akan tampak seolah-olah dari rasi Perseus.

(Sumber: Kompas.com)
0 Lanjutkan Membaca »